Rabu, 06 Juni 2012

MACAM MACAM SCANNER

jenis-jenis scanner






Scanner merupakan periferal komputer yang berguna untuk memindai (men-scan) gambar atau dokumen dalam bentuk teks di atas kertas kedalam dokumen komputer atau file komputer.

scanner terbagi menjadi 2 :
Hand-held Scanner Scanner yang cara penggunaannya memakai tangan untuk menscan objek, scanner ini biasanya dipakai pada supermarket yang ada di kasirnya saat pembayaran barang.
Plated Bed Scanner yaitu scanner yang penggunaannya dengan cara
meletakkan objek yang akan discan diantara lensa dan cover. Jenis scanner ini
banyak di pakai di kantor.

Langkah-langkah menginstl scanner :

1. saat scanner menyala dan sudah di konekkan dengan komputer maka komputer mendeteksi ada device baru yang belum di kenal dengan di tandianya munculnya gambar yang bertuliskan wellcome to the found new hardware wizard. Disana akan terdapat pilihan, anda pilih yes, this time only kemudian next.

2. Pilih install the Software automatically (Remmendedd).

3. Sebelum klik next masukkan terlebih dahulu CD drivernya. Setelah memasukkan CDnya dan klik next maka akan muncul sebuah gambar yang bertuliskan Pleace Select The Best Match For Yuor Hardware From The List Below.

4. Proses install akan berjalan secara otomatis, namun dalam tahapan tertentu kita diminta untuk mengisi nama user dan organisasi. Dan pada Lecencing Agreement pastikan kita menjawab dengan I Agree atau I Accept, yang artinya kita setuju untuk menginstal scanner tersebut.

5. Setelah itu akan muncul gambar dengan tulisan Completing The Found New Hardware Wizard.

6. Klik Finish. Kemudian instalasi diproses dan setelah selesai akan muncul gambar Congratulasion! Yang menandakan kalau proses Instalasinya sudah berhasil.



langkah-langkah menggunakan scanner :

1. Penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning.
2. Kemudian unit scanning menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk langsung memulai scanning.
3. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
4. Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor.

Scanner

Pemindai atau scanner merupakan suatu alat yang digunakan untuk memindai suatu bentuk maupun sifat benda, seperti dokumen, foto, gelombang, suhu dan lain-lain. Hasil pemindaian itu pada umumnya akan ditransformasikan ke dalam komputer sebagai data digital. Terdapat beberapa jenis pemindai bergantung pada kegunaan dan cara kerjanya, antara lain:
  • pemindai gambar
  • pemindai barcode
  • pemindai sinar-X
  • pemindai cek
  • pemindai logam
  • pemindai Optical Mark Reader (OMR)
  • pemindai 3 Dimensi
Di antara jenis-jenis pemindai tersebut, pemindai gambar adalah yang paling sering disebut sebagai pemindai.
Seperti halnya pada pemindai OMR, pemindai gambar juga dapat digunakan sebagai pemindai Lembar Jawaban Komputer (LJK). Agar hal tersebut dapat tercapai, dibutuhkan perangkat lunak dengan teknologi Digital Mark Reader (DMR).
Bila dikelompokkan berdasarkan cara memasukkan kertas, pemindai gambar terdiri atas 2 jenis, yaitu:
  1. Flatbed
    Pada pemindai gambar Flatbed, kertas diletakkan di atas kaca pemindai, kemudian lampu dan sensor pemindai akan bergerak menyusuri kertas tersebut untuk memperoleh gambarnya.
  2. Automatic Document Feeder (ADF)
    Pada pemindai gambar Automatic Document Feeder (ADF), kertas diletakkan pada baki/tray, lalu satu per satu kertas akan dimasukkan oleh bagian mekanik pemindai dengan adanya pad assy dan roller. Pada saat kertas bergerak di atas lampu pemindai, sensor pemindai bekerja untuk memperoleh gambar yang merepresentasikan kertas tersebut. Keunggulan pemindai Automatic Document Feeder (ADF) adalah:
  • kecepatannya tinggi, dapat mencapai > 10.000 lembar per jam
  • dapat membaca dua sisi kertas sekaligus pada saat yang bersamaan
  • dengan imprinter, pemindai dapat memberikan tanda pada lembaran yang telah dipindai
  • sangat tepat dipasangkan dengan perangkat lunak berteknologi Digital Mark Reader serta untuk pengarsipan dan manajemen dokumen
Macam-macam Scanners
Scaner mengubah data dalam bentuk tertulis atau gambar menjadi data dalam format pada komputer dapat disimpan atau diproses sebagai data.  Haswil scaner berupa gambar yang dapat di simpan, dimodifikasi, dan dapat dikirim sebagai e-mail seperti yang bisa dilakukan pada file yang lain.
Resolusi dan optical character recognition (OCR).
  • Fasilitas, kualitas dan kecepatan scanner
Hasil dari scanner biasanya berbentuk RGB ( Red Green Blue ) yang dapat diubah menjadi gambar yang berformat JPEG, TIFF, Bitmap, dan PNG.
  • Beberapa scanner dapat kita buat dalam data berbentuk teks menggunakan optical character recognition (OCR).
OCR software digunakan untuk mengubah hasil scanner menjadi data dalam bentuk teks yang dapat diatur dengan word processor.
Resolusi dari scanner biasanya adalah dots per inch (dpi ). Seperti printer, lebih tinggi dpi dapat diartikan kualitas gambar yang lebih baik.
Penghubung dan Kabel
  • Unutk menghubungkan data , scanner dan computer harus  ada penghubung yang tepat.
  • Penghubung dan Kabel  yang digunakan sama yang digunakan  untuk printer
Jenis – jenis Scanner Berdasarkan Manfaat Dan Cara Penggunaannya:
1. Flat bed

Jenis ini banyak ditemui karena harga yang relative murah dan cocok untuk pemakaian pribadi. Scanner ini berbentuk persegi panjang, memiliki papan penutup, dan lapisan kaca tempat meletakkan gambar. Cara pengoperasiannya diletakkan secara mendatar.
2. Handheld


Jenis ini membutuhkan keterampilan yang lebih dari penggunanya. Pengguna dengan tangannya akan menggerakan scanner ini di atas gambar yang akan dibacanya. Karena proses pembacaan data oleh scanner sangat sensitif, maka gambar yang dihasilkan kualitasnya kurang baik, akibat kecepatan gerakan yang tidak rata. Umumnya scanner jenis ini bersifat monochrome, atau tepatnya hanya dapat menghasilkan warna hitam putih saja.
3. Automatic Document Feeder
Jenis ini memiliki kelebihan kemudahan dalam penggunaan. Kita dapat meletakkan gambar-gambar yang akan dibaca, selanjutnya alat ini secara otomatis akan mengambil sendiri gambar-gambar tersebut dan membacanya, untuk selanjutnya disimpan sebagai file digital. Harganya sudah tentu lebih mahal dibanding jenis flat bed. Jenis ini memang cocok untuk perkantoran yang memiliki banyak gambar yang akan di-scan.
4. Drum

Jenis ini adalah jenis-jenis yang awal dikembangkan . Jenis ini menggunakan photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca data gambar. Jenis ini menghasilkan kualitas yang lebih baik di banding jenis lainnya. Namun karena harganya relatif mahal, maka jenis ini sudah tidak banyak digunakan. Banyak orang beralih menggunakan jenis flatbed berkualitas tinggi. Tetapi jenis ini masih tetap digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan kualitas yang baik, seperti museum atau seniman yang akan menyimpan hasil kerja seninya.
Berdasarkan Objek Yang Dipindai :
1.Image Scanner. Scanner yang digunakan untuk memindahkan gambar atau image.
2.Optical Character Reader (Ocr). Scanner yang digunakan untuk mengambil teks dari kertas yang dipindahi.
3.Barcode Scanner. Scanner yang mampu membaca balok – balok barcode dalam bentuk alphabet.
4.Heuristik Scanner. Scanner yang dapat membaca kode – kode berdasarkan aturan
Daya dan menghubungkan Scanner
  • Scanner dapat dihubungkan ke kompter menggunakan a USB, FireWire, network, atau  parallel port. Beberapa scanner bisa dihubngkan mengunakan SCSI interface.
  • Beberapa scanner bisa menggunakan daya yang diperlukan dengan USB atau penghubung.
  • Koneksikan power pada Ac power. Scanner yang tidak termasuk printer menggunakan adapter AC.
  • Setelah scaner keluarkan dari wadahnya, hubungkan dengan sumber listrik dan kabel data.
Install dan memperbaharui divice driver
  • Pertama, scanner dihubungkan dan dimulai, komputer oreating system mampu untuk menemukan Plug and Play (PnP) process.
  • Install driver software dari pabrik.
Website Pabrik bisa menyediakan  up-to-date software.
Configuration Options and Defaults
Perlindungan scanner dan printer
Printer dan scanner mempunyai banyak bagian ang dapat bergerak yang mudah rusak.
Bersikan kedua piranti ini secara teratur untuk mencegah penurunan hasil kerja, dan biaya perbaikan yang mahal.
Perlindungan scanner
Scanner eharusnya dijaga kebersihannya. Jika kaca menjadi berdebu. Unut melindungi dari kerusakan scanner jangn dibersihkan dengan spray. Bersihkan dengan kain yang halus.
Jika bagian dalam kotor periksa petunjuk bagaiman membuka kaca dari scanner. Jika mungkin bersihkan kedua sisi. Ketika tidak digunakan, jaga scanner tetap tertutup.
Masalah Printers dan Scanners
Step 1 MEndapatka data dari pengguna
  • Informasi pengguna
Company name, contact name, address, phone number
  • Printer atau scanner information
Manufacturer, model, OS, network environment, connection type
  • Deskripsi dari masalah
Step 2 Memahami masalah
Beberapa dari inverstigasi atau menjadikan penggunaan mengkonfrimasi yang termasuk:
  • Loose cable connections
  • Errors on equipment display
  • Errors on computer screen
  • Equipment power
  • Out of paper
  • Printer queue
  • Paper jams
  • Low ink warning
Step 3 Mencoba cara penyelesaian cepat
  • Masalah Printer atau scanner problems bisa berasl darihardware atau  software.
  • Solusi cepat hardware:
Restart the printer or scanner              Restart the computer
Ensure printer doors are closed           Reconnect the cables
Check printer for paper jams                Reseat paper in trays
Open and close printer trays
  • Quick software solutions to try:
Print from another application
Remove all print jobs from the queue: Start > Printers and Faxes > double-click the printer > Printer > Cancel All Documents
Step 4 mendapat data dari komputer
The data gathered from the computer can be used to confirm the data obtained from the customer.
  • Ensure the correct printer is selected as default.
  • Check that the correct services are running.
  • Check print monitor.
  • Ensure there are no hardware issues in Device Manager.
  • Ensure the printer or scanner is configured correctly in the Control Panel.

Step 5 Evaluasi masalah dan imnpletasi masalah
If necessary, research and prioritize other possible solutions, from the easiest to implement to the most difficult.
  • Go to the manufacturer’s website to get the most recent information about the printer or scanner:
Known issues with hardware
Latest version of the drivers
Proper driver for software platform
Latest version of utilities and software
Note: Try each solution one at a time. If a solution is tried and the problem is not fixed, then the technician should totally reverse the attempted solution before proceeding to the next step.

Step 6 Pendekatan dengan pengguna
  • Closing with the customer is the final step in the troubleshooting process.
Complete the work order.
Communicate what the problem was and how it was fixed.
Have the customer test the solution and verify that the printer or scanner is working correctly.
  • Complete all documentation and prepare an invoice for the customer, if applicable.
Include the problem, the solution, the time it took to resolve the problem, and your contact information

  1. Flat bed
    Jenis ini adalah jenis yang paling banyak dijumpai, karena harganya relatif paling murah, cocok untuk penggunaan pribadi. Jenis ini dapat dicirikan dari bentuknya yang persegi panjang. Memiliki sebuah papan penutup, dan lapisan kaca tempat meletakkan gambar. Untuk menggunakannya anda harus meletakkan gambar satu persatu untuk setiap pengambilan gambar.

  2. utomatic Document Feeder
    Jenis ini memiliki kelebihan kemudahan dalam penggunaan. Anda dapat meletakkan gambar-gambar yang akan dibaca, selanjutnya alat ini secara otomatis akan mengambil sendiri gambar-gambar tersebut dan membacanya, untuk selanjutnya disimpan sebagai file dijital. Harganya sudah tentu lebih mahal dibanding jenis flat bed. Jenis ini memang cocok untuk perkantoran yang memiliki banyak gambar yang akan di-scan.


  3. andheld
    Jenis ini membutuhkan keterampilan yang lebih dari penggunanya. Pengguna dengan tangannya akan menggerakan scanner ini di atas gambar yang akan dibacanya. Karena proses pembacaan data oleh scanner sangat sensitif, maka gambar yang dihasilkan kualitasnya kurang baik, akibat kecepatan gerakan yang tidak rata. Umumnya scanner jenis ini bersifat monochrome, atau tepatnya hanya dapat menghasilkan warna hitam putih saja.

  4. Drum
    Jenis ini adalah jenis-jenis yang awal dikembangkan . Jenis ini menggunakan photomultiplier tubes (PMT) untuk membaca data gambar. Jenis ini menghasilkan kualitas yang lebih baik di banding jenis lainnya. Namun karena harganya relatif mahal, maka jenis ini sudah tidak banyak digunakan. Banyak orang beralih menggunakan jenis flatbed berkualitas tinggi. Tetapi jenis ini masih tetap digunakan oleh pihak-pihak yang membutuhkan kualitas yang baik, seperti museum atau seniman yang akan menyimpan hasil kerja seninya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar